close

Kedatangan Jepang Ke Indonesia

Kedatangan Jepang Ke Indonesia

Table of Contents

Kedatangan Jepang Ke Indonesia – Beberapa saat serangan jepang atas pearl harbour, amerika serikat menyatakan perang terhadap jepang. Belanda melalui gubernur jendral tjarda van starkenborgh turut menyatakan perang terhadap jepang. Pernayataan perang kedua negara tersebut diikuti dengan pembentukan pasukan gabungan yang disebut american british dutch australian command (ABDACOM). Pasukan gabungan tersebut merupakan himpunan dari pasukan amerika serikat, inggris, belanda dan australia yang bertujuan untuk menghadapi gerak invasi tentara jepang.

Keberhasilan jepang menghancurkan pearl harbour menambah semangat dan kepercayaan diri jepang untuk menguasai wilayah asia pasifik. Dalam melancarkan serangannya, jepang membagi kekuatan pasukannya menjadi dua, yaitu angkatan darat (Rikugun) dan angakatan laut (Kaigun). Angkatan darat bergerak mulai dari indo-cina untuk merebut malaya, singapura, pulau luzon, myanmar dan sumatra. Sementara itu, angakatan laut bergerak dari pulau hawaii, mindanao, kalimantan, sulawesi, ambon dan papua, selanjutnya, kedua angkatan militer jepang tersebut bersatu menyerang jawa sebagai pusat pemerintahan militer belanda.

Pada awal kedatanganya ke indonesia, jepang berusaha menguasai daerah daerah yang memiliki kekayaan minyak bumi. Oleh karena itu, wilayah wilayah pertama yang dikuasai jepang antara lain tarakan, balikpapan, samarinda dan kotabangun. Setelah menguasai kota kota penting di kalimantan, jepang melanjutkan penyerbuannya di sumatra. Pada 14 februari 1942 jepang menurunkan pasukan payung ke palembang. Selanjutnya, pada 16 februari 1942 palemang dan sekitarnya berhasil diduduki jepang. Jatuhnya palembang ke tangan jepang memudahkan jalan bagi jepang untuk menyerbu jawa sebagai pusat kekuatan militer dan pemerintahan hindia belanda.

Kedatangan Jepang Ke Indonesia

Untuk mengatasi invasi jepang, pasukan ABDACOM yang dipimpin oleh jendral sir archibald wavell membangun markas di lembang dekat bandung. ABDACOM dibagi menjadi beberpa kekuatan yaitu tia rasimen infanteri belanda di jawa barat, tiga batalion australia dengan dukungan dua kompi lapis baja di jawa barat, satu kompi taruna akademi milier kerajaan (KMA) di jawa barat, korps pendidikan perwira cadangan (CORO) di jawa barat, empat batalion infanteri di jawa tengah, serta tiga batalion pasukan bantuan indonesia dan satu batalion marinir. Belanda juga menyertakan pasukan koninklijk nederlandsch indisch leger (KNIL) untuk mempertahankan wilayah hindia belanda. Pasukkan KNIL ini dipimpin oleh jenderal h.ter poorten.

Masuknya jepng ke pulau jawa diawali dengan pertemuan di laut jawa. Dalam pertempuran ini angkatan laut jepang menghancurkan pasukan belanda-inggris yang dipimpin oleh laksamana karel doorman. Sisa sisa pasukan dan kapal belanda yang berhasil lolos terus learikan diri menuju australia. Selanjutnya pada 1 maret 1942 tentara ke 16 jepang berhasil mendarat di tiga tempat sekaligus yaitu teluk banten, eretan wetan (jawa barat) dan kragen (jawa timur). Pendaratan di eretan wetan, indramayu, dipimpin oleh kolonel tonishori dan pendaratan di sekitar bojonegoro dikoordinasi oleh mayjen tsuchihashi.

Setelah pendaratan tersebut, pada 5 maret 1942 batavia dinyatakan sebagai kota terbuka. Keberhasilan merebut batavia dilanjutkan dengan invasi ke arah selatan dan berhasil menduduki buitenzong (bogor). Tentara jepang mulai bergerak dari kalijati ke arah bandung pada 5 maret 1942. Pasukan jepang menyerbu bandung dari arah utara. Caiter menjadi tepat pertama yang digempur oleh jepang yang menyebabkan tentara belanda harus mundur ke lembang. Akan tetapi belanda juga tidak berhasil mempertahankan lembang.

Pada 7 maret 1942 jepang berhasil menguasai lembang. Belanda meminta penyerahan lokal kepada jepang. Akan tetapi, jendral imamura meminta penyerahan total dari semua pasukan sekutu yang ada di indonesia. Apabila tuntutan tersebut tidak dipenuhi, jepang mengultimatum akan mengebom kota bandung dari udara. Akhirnya pada 8 maret 1942 belanda menyerah tanpa syarat kepada jepang melalui penanda tanganan kapitulasi kalijati. Kapitulasi kalijati ditandatangani oleh letnan jendral imamura, gubernur jendral tjarda van starkenborgh, jendral letnan h. ter poorten dan pejabat pejabat militer belanda. Peristiwa penandatanganan tersebut menandai pendudukan jepang di indonesia dimulai.

Sumber : Buku Sejarah Indonesia
Penerbit : Intan Pariwara